34~BC-2

1155 Kata

“Mau nemui dialah.” “Ngapain ketemu dia? Aku sudah nggak kerja di sini lagi.” “Terserah aku mau ngapain.” Bias menyentil jemari Cinta yang berada di tangannya. “Lepas.” “Nggak.” “Kenapa? Kamu takut ketauan karena ternyata dia itu pacarmu? Jadi, kamu juga sudah selingkuh di belakangku.” “Dia bukan selingkuhanku! Aku aja nggak pacaran sama dia!” Cinta mengangkat kedua jarinya membentuk huruf V. “Sumpah! Kami tadi cuma ngomongin kerjaan.” “Bener bukan pacar?” “Benerlah! Ngapain aku bohong!” “Oke!” Bias kembali duduk, meski hatinya belum juga merasa lega. “Habiskan makananmu. Setelah ini, ikut aku.” “Ke mana?” “Sudah diam, ikut aja,” ujar Bias lalu menghabiskan minuman Cinta. “Dasar bawel!” ~~~~~~~~~~~~~~~ “Ngapain ke sini?” Cinta kembali mengulang pertanyaan, yang tidak dijawab ol

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN