Belum ada lima menit Cinta memejamkan mata, ponselnya di meja rias bergetar. Ia mengulurkan tangan dan melihat nomor yang sejak siang tadi selalu menghubunginya. Siapa gerangan? Jika penting, mengapa orang tersebut tidak mengirimkan pesan lebih dulu pada Cinta. “Siapa yang nelpon malam-malam?” tanya Bias yang melek seketika dan ikut melihat nomor yang ada di layar Cinta. Nomornya asing, tidak tersimpan di dalam kontak. Sepertinya Cinta juga tidak tahu siapa yang menghubunginya. “Nggak tau,” jawab Cinta hanya menatap layarnya yang masih menyala dan menampilkan nomor asing tersebut. “Dari siang nelpon mulu, tapi nggak juga ngirim pesan.” “Sudah diperiksa nomornya siapa?” “Belum dan malas.” Lantas, Bias mengambil ponsel Cinta yang baru saja mati dari tangan gadis itu. Saat mencoba memb

