Bab 20

1202 Kata

“Oh iya,” sahut Ratna tiba-tiba. “Gimana makanan yang dititipin ke Nina, kamu suka? Habis, nggak?” tanyanya pada Arya. Pria itu tampak kebingungan. “Makanan?” Ia menoleh ke arah Nina, berusaha mencari penjelasan. Namun, sebelum sempat berkata apa-apa, Nina tiba-tiba tersedak. Arya refleks meraih segelas air dan menyodorkannya. Nina buru-buru menerimanya dan meminum air itu dalam sekali teguk. Setelah napasnya kembali normal, ia mengusap mulutnya dengan lengan baju, lalu menoleh cepat ke arah Arya. “E-eh, udah malam ini,” ucap Nina tergesa. “Kamu harus segera pulang.” Tanpa menunggu reaksi, ia langsung menarik tangan Arya. Arya yang belum menghabiskan makanannya hanya menatap Nina dengan wajah bingung. Namun karena Nina terus menariknya, mau tak mau ia bangkit dari kursinya. “Eh, mau d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN