Bab 24. Dia Istriku

1229 Kata

“Apa kabar, Mas?” tanya Alya yang mendekat ke arah Devan. “Baik,” sahut Devan sedikit gugup. Sudah lama balik ke Jakarta?” Devan teringat saat ia berada di mobil setelah acara wisuda istrinya. Dia melihat Alya, yang baru keluar dari gedung itu juga. Tebakannya jika itu Alya, semakin yakin. Dia tidak salah melihat. Alya pun mengangguk. “Semenjak suamiku meninggal. Aku langsung balik ke sini,” ujarnya lirih membuat Devan terkejut. “Apa? Meninggal?” Alya mengangguk dengan tersenyum getir. “Aku turut berduka cita, Al. Maaf, aku tidak tahu kabar hal itu,” ungkap Devan. Dia memang tidak tahu sama sekali jika suami mantan kekasihnya itu tiada. “Tidak masalah, Mas. Lagi pula meninggalnya suamiku juga mendadak,” terang Alya. Di saat itu pula, ada seorang anak laki-laki berumur dua t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN