Bab 23 - Keputusan Berat

1181 Kata

Pagi itu, kampus tampak tenang. Matahari baru naik di balik gedung fakultas. Menebarkan cahaya lembut di halaman yang masih basah oleh embun. Suara burung bersahut-sahutan di pepohonan. Sementara beberapa mahasiswa berjalan cepat menuju kelas. Belum tahu kabar apa yang sedang dibicarakan di ruang rapat utama. Di dalam gedung rektorat, suasana berbeda. Semua Dosen sudah berkumpul di ruang rapat besar. Wajah-wajah mereka serius. Di atas meja, tumpukan berkas dan secangkir kopi yang mulai dingin menjadi saksi perbincangan yang tegang. Rapat itu membahas keputusan sulit tentang pencabutan status seorang mahasiswi yang terseret dalam masalah dengan salah satu anak dari donatur besar di kampus. Beberapa Dosen berpendapat bahwa keputusan harus segera diambil demi menjaga nama baik institusi. Se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN