Aurora melangkah masuk ke dalam kelas dengan senyum yang begitu lebar di wajahnya. Rambutnya yang tergerai sebahu bergoyang lembut setiap kali ia berjalan. Cahaya siang yang masuk lewat jendela membuat ekspresinya tampak semakin cerah. Beberapa teman menoleh. Heran melihat perubahan suasana hatinya yang begitu kontras dibanding saat ia dipanggil Dosen beberapa menit lalu. Ia segera menghampiri Gresa yang sejak tadi duduk di pojok kelas. Menatapnya dengan wajah cemas. Begitu sampai di sampingnya, Aurora langsung duduk dan menaruh tasnya dengan lega. Gresa berbisik cepat. “Aurora! Gimana? Lu nggak di kasih hukuman sama Dosen, kan? Gue udah tegang dari tadi!” “Enggak kok! Gue malah kaget. Ternyata Bu Fetty baik banget.” “Serius? Jadi lu tadi dipanggil sama Bu Fetty? Tentang masalah apa?

