Bab 86 - Tidak Fokus

1010 Kata

Aurora berdiri di antara Mamah dan Neneknya. Merasa seperti anak kecil lagi. Tak tahu harus berpihak ke siapa. Ke Neneknya yang sudah merawatnya dari kecil atau ke Jasmine yang jelas dia adalah Ibu kandungnya. Ia menurunkan tasnya, lalu duduk perlahan di sofa. Tak ada pelukan, tak ada sapaan hangat. Hanya keheningan yang memanjang. “Aurora yakin mau tinggal di sini lagi?” tanya Jasmine akhirnya, memecah suasana. “Rumah ini memang rumahnya Aurora,” jawab Nenek datar, tanpa menatap Jasmine. “Soal yang lain, nanti saja.” Jawaban itu cukup jelas. Jasmine menarik napas dalam-dalam. Ia menoleh ke Aurora dan tersenyum tipis. Senyum yang berusaha terlihat kuat. “Mamah harus pergi. Pagi ini ada praktik,” katanya lembut. “Jaga diri baik-baik ya, Nak. Kalau ada apa-apa hubungi Mamah.” Aurora

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN