Langit senja

1318 Kata

Kau rinduku, terpaut dalam darahku. Dan aku tak mampu hidup tanpa mu. __LangitSenja___ *** "Lo licik!" "Lo yang licik!" "Lo tadi nyenggol gue!" "Lo juga tadi banting kepala gue sama bantal!" Kedua saudara yang baru beberapa bulan ini akur, bertengkar dan berebut mainan adalah hal yang dilakukannya. Seolah mereka berdua adalah anak TK yang baru berumur masih dengan hitungan jari. "Ini cemilannya!" Linda membawa nampan berisi makanan. Perempuan itu memang sedang belajar menjadi ibu yang baik untuk Rafka. Setelah ia tahu, kalau Pram meninggal, ia pun menelusurinya. Beruntung, Anggia adalah gadis yang baik hati dan pemaaf. Sehingga ia bisa memaafkannya, dan memberikan kesempatan pada Linda untuk menjadi Ibu yang baik untuk Rafka. Selain itu, ia juga bahagia melihat perubahan pada an

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN