Luka lama 1

1048 Kata

Anggia segera mengalihkan tatapannya. Dan melepaskan tangannya yang digenggam Gara. "Gara, gue mau ambil tisu." Gadis itu berdiri dan meraih tisu untuk mengeringkan pahanya yang terkena air itu. Gara mengangguk samar. Meski ia tidak rela dengan pindahnya Anggia dari posisi ini. Gara harus tetap tenang, Anggia memang terlihat lebih anggun dengan versi sekarang. Tapi gadis itu sudah menetapkan hatinya, Anggia telah menentukan pilihannya. Dan itu bukan bersama dirinya. "Lo enggak mau ketemu mamah?" Anggia yang hendak menarik tisu, menahan gerakannya. "Mamah bener-bener pengin ketemu lo. Gue tau lo sibuk, tapi minimal. Kasih satu jam aja waktu buat nyokap gue." Meneruskan menarik tisu di kotak. Anggia mulai mengelap tangan dan pahanya. "Nanti gue usahain." "Maaf gue maksa, tapi nyokap em

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN