Setelah pintu kamar tertutup dan terkunci, Lyra buru-buru mengambil kertas yang Kinarsih selipkan di bawah nampan. Lyra membaca catatan yang ada di kertas itu. Malam ini semua pelayan dilarang keluar kamar di atas jam sepuluh malam. Ikuti jalan setapak yang ada di pemakaman. Anda akan sampai ke jalan raya. "Ini kesempatanku untuk kabur," gumam Lyra. Lalu tiba-tiba saja Lyra teringat ucapan Kinarsih tadi yang mengatakan jika Wiro memanggil dokter. Untuk apa Dewangga menyuruh Wiro untuk memanggil dokter? Kemudian, Kinarsih juga menuliskan jika malam ini semua pelayan dilarang keluar dari kamar. Mendadak Lyra jadi cemas sendiri. Apa mungkin malam ini Lyra hendak dibawa Dewangga ke perpustakaan? Lyra berjalan mondar mandir di kamar dengan perasaan gelisah. Seharusnya Lyra bisa kabur malam

