Lyra duduk di lantai sambil menyandarkan punggungnya ke belakang pintu. Lyra menunggu Kinarsih datang menemuinya. Lyra hendak menanyakan banyak hal kepada Kinarsih. Terutama soal pelayan-pelayan yang bekerja di rumah ini. Selain itu, Lyra juga ingin meminta Kinarsih menjadi mata dan telinganya di luar kamar ini sementara Lyra terpenjara di sini. Lyra mengeram frustrasi. Bagaimana bisa Lyra berakhir di sini? Bagaimana bisa Lyra berakhir seperti ini? Andai saja Lyra menurut kepada Dalimah lalu kabur dari sini, mungkin saar ini Lyra akan baik-baik saja. Lyra menghela napas dalam. Apa pun yang terjadi, Lyra harus selamat dari semua ini. Samar-samar Lyra mendengar langkah kaki dari arah koridor di depan kamarnya. Lyra menempelkan telinganya ke daun pintu, mendengarkan dengan seksama lang

