"Dari sekian banyak perempuan pengganti tubuh Widari, hanya kamu yang bisa sedekat ini mengetahui rahasiaku," kata Dewangga mengamati wajah Lyra. "Memang, orang dengan rasa penasaran yang tinggi itu merepotkan," tambahnya geleng-geleng kepala. Lalu, Dewangga bangkit dari posisi duduknya kemudian berjalan mendekat ke arah peti kaca yang menyimpan tubuh asli Widari. "Sebentar lagi aku akan bertemu denganmu, Widari. Tunggu, sebentar lagi," ucapnya kepada sosok Widari yabg terbujur kaku di dalam peti kaca. Kemudian Dewangga kembali menoleh ke arah Lyra, menatap Lyra dengan senyum tipis. "Sebentar lagi Adipati akan datang. Setelah itu, kami akan melakukan ritual pemindahan jantung," ucapnya. "Apa ada kata-kata terakhir, Lya, sebelum kamu bergabung dengan Dalimah dan Dara di sana," tambahnya men

