Bab 88

1316 Kata

Untuk menghindari rasa syok berturut-turut yang mungkin saja akan membuat Lyra pingsan, Lyra memutuskan untuk kembali ke kamarnya. Kinarsih berulang kali bertanya apakah Lyra baik-baik saja mengingat wajah Lyra yang semakin bertambah pucat. Pelayan itu tampak begitu khawatir melihat keadaan Lyra yang tampak tidak baik-baik saja. Namun, tentu saja Lyra membalas dengan ucapan jika dirinya baik-baik saja. Lyra tidak mungkin menceritakan apa yang dilihatnya kepada Kinarsih. Lyra takut Kinarsih malah lebih kaget daripada dirinya. Apalagi, Kinarsih adalah tipe orang yang mudah panik. Dan Lyra rasa bukanlah hal bijak memberitahu Kinarsih mengenai hal ini. “Aku mau istirahat dulu, Mbak. Mau tidur,” kata Lyra dengan perasaan takut serta badan yang terasa lemas. Mengetahui bahwa Sukma Widari, kek

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN