Dari konvoi pengawal tambahan itu, turunlah Fernandez dari mobil Land Cruiser dengan gagah. Seperti biasanya, dia memakai mantel panjang warna coklat dan cerutu di tangannya. Wajahnya terlihat garang saat melangkahkan kaki memasuki rumah sakit miliknya. "Menyingkir!" sentak Fernandez saat salah seorang anak buahnya mendekat untuk melepaskan mantelnya. Langkah Fernandez terdengar berat di koridor rumah sakit yang sepi. Aura intimidasi mengikuti setiap gerakannya. Beberapa perawat yang melihatnya lewat langsung menunduk, tidak berani menatap mata pria berbahaya itu. Fernandez sampai di depan pintu kamar darurat, di mana Max masih terbaring lemah di dalamnya. Dua dokter dan dua perawat sedang mencoba untuk mengeluarkan peluru yang bersarang di d**a dan perut Max. Dengan berhati-hati merek

