“Kamu lihat di mana?” tanya Daisy balik. “Aku juga nggak ingat. Tapi wajahnya nggak asing dan aku pikir aku pernah melihatnya.” “Wajahnya cukup pasaran, mungkin kamu pernah lihat orang yang mirip dengannya,” balas Daisy ketus sambil melanjutkan kegiatannya. “Mungkin, tapi kenapa kamu mau pacaran sama orang yang mukanya pasaran?” ejek Devian membuat Daisy berdecak kesal. “Kamu nggak berniat membantuku sama sekali?” balas Daisy ketus dan Devian tertawa dengan cukup keras melihat sikap Devian. Melihat Daisy tak bereaksi apa-apa membuat Devian akhirnya berhenti tertawa. “Jual rumah ini, aku nggak suka.” “Apa hakmu melakukan itu?” “Kamu milikku, jadi apapun semua tentangmu akan menjadi urusanku. Aku nggak suka tempat ini karena ini tempatmu tinggal dengan pria itu. Aku nggak suka karena k

