Devian bangun dari tidurnya dan tak menemukan Daisy ada di sampingnya. Hal itu membuat Devian seketika panik dan berlari keluar dari kamar untuk mencari keberadaan wanita itu. Ia mendengar suara dari arah dapur membuat Devian berlari ke dapur dan menghela napasnya kasar begitu melihat Daisy ada di dapur sedang masak. “Kamu kenapa berlari kayak gitu Mas? Takut aku pergi?” tanya Daisy yang paham ketika melihat raut wajah Devian. Pria itu menghela napasnya kasar lalu menganggunggkan kepalanya. Devian mendekat dan memeluk Daisy dengan erat. Devian mencium puncak kepala Daisy berkali-kali. “Aku benar-benar takut tadi. Aku pikir kamu pergi lagi,” lirih Devian membuat Daisy tertawa. “Aku nggak akan pergi. Lagi pula percuma kalau aku pergi, kamu pasti akan bisa cari aku,” ejek Daisy. “Kamu be

