Bab 85 - Permainan Panas

1150 Kata

Candra langsung menyambut kedatangan Anya dengan pelukan yang hangat seperti biasanya. Anya memang membalas pelukan tersebut, tapi terbilang sebentar karena wanita itu segera melepaskan pelukan mereka lebih dulu. “Kenapa wajahmu seperti bad mood begitu?” tanya Candra sambil menangkup wajah Anya. “Seperti yang aku bilang lewat telepon, ada yang ingin aku bicarakan,” jawab Anya sambil berjalan ke arah sofa lalu duduk di sana. Tentu Candra langsung melakukan hal yang sama, duduk di samping Anya. “Ada apa ini? Saya bukan hanya penasaran, tapi perasaan juga jadi nggak enak. Sebenarnya ada apa? Kamu bikin saya takut.” “Sejujurnya ini bukan pertama kalinya aku punya pacar seorang duda, karena Ardi pun duda saat menjalin hubungan sama aku. Aku pun nggak pernah mengungkit-ungkit alasan Ardi cer

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN