74

1133 Kata

Isabella memicingkan mata saat Leo kembali menyentuhnya, kali ini lebih dalam. Dia menarik napas pendek sebelum mencoba mengalihkan pembicaraan. "Kamu… benar-benar serius tentang pernikahan kita nanti?" tanyanya, berusaha menahan erangan. Leo mengangguk, tidak berhenti dari apa yang dilakukannya. "Lebih serius dari apa pun. Aku sudah membayangkannya sejak lama." "Apa… rencanamu?" Isabella menggigit bibir, mencoba fokus pada kata-kata. Leo melambatkan gerakannya, seolah ingin memastikan Isabella benar-benar mendengarnya. "Aku ingin upacara sederhana. Tapi resepsinya harus meriah—semua orang harus tahu kamu akhirnya jadi milikku sepenuhnya." Isabella tersenyum, meski napasnya masih tersengal. "Kamu yakin… tidak keberatan aku pernah menikah sebelumnya?" Leo berhenti sejenak, menatapnya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN