Leoardo mengangguk, tapi di matanya terlihat tekad yang lebih gelap. "Okay, yang penting buatku memulihkan tenaga Isabella dulu. Ini belum berakhir. Riccardo akan membayar semuanya." Isabella menggenggam tangan Leonardo dengan lemah. "Jangan... jangan ambil risiko lagi..." Leonardo menatapnya, lalu tersenyum kecil. "Tenang, aku hanya akan memastikan dia tidak pernah mengancam kita lagi." Mobil melaju melalui malam yang gelap, membawa mereka menjauh dari bahaya—untuk sementara. *** Mobil melaju melalui gerbang besi yang terbuka perlahan, memasuki sebuah area tertutup yang dikelilingi tembok tinggi dengan tanaman rambat hijau lebat menutupi setiap sisinya. Dari luar, tidak ada yang bisa melihat bahwa di balik dinding itu tersembunyi sebuah vila megah dengan taman yang asri dan air mancu

