Gara-gara Sakit?

1092 Kata

Ayo cepat mikir, Ziya! Otakku berputar mencari alasan untuk menutupi pria yang sekarang bersembunyi di kamar mandi hotel ini. "Ah, itu nada dering ponsel gue, Do." Lah, jawaban konyol, Ziya! Semoga dia percaya. Aku rasa aku mulai keluar keringat dingin. "Nada dering?" Awalnya Aldo seperti tidak percaya. Tapi beberapa detik kemudian, ia tertawa terbahak-bahak. "Hahaha! Nada dering bersin? Sumpah ngakak banget sih lo? Gak kepikiran sama gue. Ide bagus itu. Ntar gue juga bikin ah, nada dering bersin." Aku ikut tertawa. Tepatnya aku menertawakan diriku sendiri. Bisa-bisanya ini otak kepikiran untuk bilang nada dering. Huft, untungnya Aldo percaya. "Hahaha, lagian gue bosen nada dering pakai lagu melulu. Biar sedikit beda dengan yang lain ya udah gue pake suara bersin." Hatchi!!! Lah mal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN