Keluar dari perusahaan GK, Kirana sudah membawakan pilihan untuk dia tawarkan pada klien yang menyewa jasanya. Kirana sangat senang sekali, dia berharap kalau tidak akan ada kendala saat menyelesaikan proyeknya tersebut. Kirana sudah mengambil janji untuk bertemu dengan kliennya sore ini, setelah dari Gk wanita itu kembali ke perusahaan miliknya. Kirana tidak mengira kalau Redy ternyata masih menunggu di sana. Kirana masuk ke dalam perusahaan, dia menatap Erna yang sedang duduk di belakang meja lobi. “Tuan Redy menunggu Nona di dalam.” Seru Erna pada Kirana. Kirana tidak menyahut, wanita itu hanya melangkah langsung ke dalam ruangan di mana tempat Redy menunggu kedatangannya. Melihat Kirana masuk, Redy segera menegurnya. “Kamu harus menjelaskannya padaku. Apa sebenarnya yang kamu lakuk