Part 94 Cahaya dalam kelam

2113 Kata

“Ada beberapa hal yang harus aku urus hari ini, kapan kamu akan kembali ke luar negeri?” Tanya pria itu seraya mengeringkan rambutnya, Ali baru saja selesai mandi. Kirana sedang membuat sarapan di dapur untuk mereka makan pagi ini. “Entahlah Al, sepertinya aku merasa nyaman tinggal di Surabaya. Untuk saat ini.. entah suatu hari nanti.” Sahut wanita itu dengan nada datar, lalu meletakkan beberapa roti panggang di atas piring. Kirana menuang s**u ke dalam gelas lalu memberikannya kepada Ali. “Terima kasih.” Ali mengambil gelas s**u hangat dari uluran tangan Kirana kemudian meneguknya sedikit demi sedikit, kerongkongannya terasa hangat dan nyaman. “Aku hanya bisa membuat ini, kamu tahu sendiri aku wanita pemalas.” Kirana menarik kursi lalu duduk di sebelahnya. “Bukan masalah, aku tetap

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN