Setelah puas memagut bibir Kirana, barulah Ali melepaskannya. Kirana masih terlihat panik dan cemas, wanita itu tidak hentinya melihat sekitar. Banyak sekali wartawan yang berada di sana, mereka masih mengambil foto-foto dirinya dengan Ali Fabian. “Al, aku takut, bawa aku masuk ke dalam.” Pintanya seraya menatap wajah Ali Fabian. Ali menganggukkan kepalanya, pria itu segera membawa Kirana masuk. Para tamu yang ada di dalam ruangan turut terkejut dengan kejutan yang dihadirkan Ali bersama Kirana begitu pasangan itu tiba di sana. “Wah, apa ini Presdir?” Tanya salah satu dari para tamu pada Ali Fabian. “Apa lagi? Tentu saja aku ingin menunjukkan wanitaku di depan semua orang. Iya kan, Kirana?” Ali menarik pinggang Kirana sampai tubuh wanita itu merapat padanya. Kirana tidak punya pilihan

