Deg.. deg.. deg Detak jantung Cahaya berdetak cepat setelah mendengar suara perkataan Naufal. Ia tidak menyangka laki-laki itu mencari keberadaannya. Banyak pertanyaan bermunculan di kepala Cahaya namun ia harus menahan diri untuk tidak kembali menghubungi Ibunya. Ia takut Naufal masih berada di rumahnya. “Ya Allah, apa yang terjadi di sana?” gumam Cahaya Cahaya memegang dadanya yang masih berdebar kencang. Ada rasa bahagia ketika mengetahui Naufal mencarinya, namun di satu sisi ia bertanya-tanya untuk apa dia mencarinya? Cahaya tersenyum getir. “Kenapa baru sekarang, kak? Kenapa di saat semuanya sudah hancur kamu baru mencari Cahaya? Kemana saja kamu selama ini?” lirihnya Seketika rasa laparnya hilang begitu saja setelah mengetahui kejadian barusan. Ia tidak bisa berkata-kata, ba

