Kini Rangga melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang. Alya masih saja terdiam, sambil menatap ke arah jendela mobil Rangga. Rangga membuang napasnya kasar, dia sadar kalau kali ini dia sedikit agak keterlaluan. Tapi Rangga juga bingung kenapa dirinya merasa kesal melihat Alya mengobrol bersama pria lain. Padahal hanya mengobrol dan itu juga di hadapan Rangga, tidak sembunyi-sembunyi. "Al, lu jangan marah dong. Lu mau apa biar gue beliin, atau lu mau ke mana?" tanyanya. "Gue gak mau ke mana-mana, gue mau pulang aja," jawabnya. "Serius? Katanya di sini ada tempat tongkrongan yang enak loh, lu gak mau coba ke sana?" Alya menggelengkan kepalanya, "Enggak, gua gak mood, pengen pulang aja terus tidur!" Rangga membuang nafasnya kasar, sepertinya kali ini dia sudah sangat keterlaluan. Hi

