"Astaga Rangga lu demam." Panik Alya saat memegang kening Rangga yang terasa hangat. Alya langsung menoleh ke arah petugas hotel, "bisa panggilkan dokter?" Petugas hotel itu langsung menganggukkam kepalanya. Ia segera memanggil dokter untuk memeriksa keadaan Rangga. Sambil menunggu dokter datang, Alya membasahkan handuk kecil untuk mengompres Rangga. Tiba-tiba saja Rangga mengigau. "Al, kiss gue dong please. Gara-gara semalam gue cium lu, gua jadi—" Alya langsung membungkam mulut Rangga dengan tangannya. Alya langsung menoleh ke belakang, takut petugas hotel mendengar Rangga mengigau. "Sialan nih bocah, malah ngigau!" gumamnya. Tapi saat Alya mengingat bagaimana Rangga mengigau, dia langsung memegang bibirnya. Dan teringat mimpi yang terasa seperti kenyataan. Mata Alya membulat sem

