"Aku tidak tahu lagi harus berkata apa. Kesalahan kami, adalah karena kami terlalu memanjakannya." Haji Kadir menarik dalam nafasnya. Semua mata menatap ke arahnya. Istri Haji Kadir ke luar bersama seorang asisten rumah tangganya. Membawa beberapa gelas teh hangat, dan empat piring berisi irisan bolu. "Diminum, dicicipi kuenya." Istri Haji Kadir mempersilakan. "Terima kasih, Bu Haji," jawab Pak RW, dan Pak Damar. "Ada apa ya ini, Pak RW?" tanya istri Haji Kadir. "Begini, Bu Haji. Raisa ini sudah membayar ibu-ibu ini untuk menyebar gosip tidak baik tentang Aina." Pak RW langsung menjelaskan pada pokok permasalahannya. Haji Kadir, dan istrinya saling tatap. "Gosip tidak baik bagaimana, Pak RW?" "Gosip kalau Aina ini main pelet, sehingga Bayu memutuskan hubungan dengan Raisa, dan meni

