BAB 43

2118 Kata

Aku sampai di parkiran kampus Amanda sekitar pukul dua siang. Masih ada setengah jam lagi sebelum kuliahnya hari ini berakhir. Mesin mobil kumatikan, lalu melangkah turun. Sepanjang jalan tadi, matahari sedang terik-teriknya. Syukurlah di sini sorot cahaya itu sedikit teredam rimbun pepohonan. Langkah kulanjutkan, menyusuri pedestrian ke arah pelataran fakultas. Aku berhenti di sebuah kafe, duduk di sana, memesan kudapan dan segelas minuman segar. Sembari menunggu pesananku disajikan, aku memperhatikan sekeliling. Gedung-gedung fakultas berdiri kaku. Mahasiswa lalu-lalang dengan berbagai ekspresi. Ada yang masih mengenakan blazer himpunan, ada yang menenteng tumpukan buku, ada juga tengah santai makan batagor sambil menonton video musik. Sementara aku... sedang menunggu anak hukum yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN