Zeusyu menuruni ranjang ketika kamar Niel diketuk. Ia membuka pintu dan menemukan Amel berdiri di sana sembari tersenyum. “Hi, Sayang. Nielnya mana? Nggak keluar kan?” “Nggak kok, Mah.” Zeusyu menggeser posisinya sehingga menampakkan sosok Niel yang sedang bermain ponsel. “Lagi main gim dia, Mah.” ‘Rafaela, Anjing! Ulti biar ke-stun naga beraknya.’ ‘Rega b*****t!! Skill dua monyet! Lo tau nyawa gue kritis kenapa nggak lo bantuin.’ ‘Support nggak guna!’ ‘Lah lo pada ke mana?! Kok tinggal assasin doang yang ke sisa? Gue nge-lag tadi. Wifi mendadak mati.’ Manusia yang sedari tadi dimaki-maki karena tak becus menggunakan hero-nya tersebut akhirnya muncul membuat Niel mengeram. “Bentar Mah. Hampir defeat!” Ujar Niel tak ingin diganggu. Hidup dan mati rank-nya sedang dipertaruhkan karen

