Menurut cerita orang kampung desa Suka hati sudah lima bulan dilanda kemarau panjang, imbasnya sumur banyak yang kering termasuk sumur yang ada di rumah mertuaku. Maka untuk mencuci dan memenuhi kebutuhan air bersih, aku pun seperti warga kampung lainnya menggunakan pemandian umum yang terletak di tempat yang cukup susah dijangkau karena harus melalui pematang sawah dan jalanan yang menurun. “Teh, masih lama gak?” Tiba-tiba aku dikejutkan oleh seseorang yang menyapaku dari luar pemandian. Saat itu aku sedang fokus mencuci sambil melamun hingga tak terlalu memperhatikan keadaan sekeliling. Sebenarnya pemandian itu hanya ditutupi oleh anyaman daun kelapa setinggi pinggang orang dewasa, jadi seharusnya dari posisi mencuci, aku bisa melihat orang yang berada di luar pemandian. “Eh, lumay