SH - 45

1854 Kata

Kepalaku benar-benar hanya diisi oleh Al saat ini. Pembicaraan dengan Nata tadi benar-benar sangat mengganggu dan membuatku kesal. Bagaimana bisa dia mengatakan 'hanya seorang sutradara'? Sebenarnya selama ini dia bersama Al berharap apa? Apa Nata benar-benar punya pikiran untuk memaksa Al memimpin perusahaan orang tuanya? Itu jelas tidak mungkin karena sejak awal mengenal baik dan buruk, Al sudah menegaskan bahwa dia tak akan pernah mengambil alih ataupun memimpin perusahaan orang tuanya. Sutradara adalah satu-satunya hal yang ingin Al lakukan. Bahkan jika nanti ia sudah tak jadi sutradara lagi, Al masih tak punya pikiran untuk menjadi bisnisman.  Apa keluarga Nata segitu inginnya punya menantu pemimpin perusahaan? Seorang CEO atau Presiden Direktur? Astaga, sudahlah, Yasmine. Jangan dip

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN