"Angkat tangannya." Al terkekeh geli. Aku mengerutkan kening karena tak mengerti kenapa dia terkekeh. "Udah kayak orang sakit parah aja aku kamu giniin." "Yang penting bersih, badan nggak lengket, dan kamu nyaman." Al mengangguk-anggukan kepalanya. Dia benar-benar seperti anak kecil. Akhir-akhir ini aku suka lupa kalau dia adalah anak pertama. Al hampir tak pernah menunjukkan sisi ini padaku atau siapapun. Aku akui dia adalah pribadi dengan ego yang tinggi dan suka semena-mena. Tapi aku memaklumi alasan di balik itu semua. Kadang kita tak bisa menyalahkan seseorang hanya karena sifat jelek yang dia punya. Sebab kita belum tentu tahu apa yang terjadi dan kita juga belum tentu lebih baik. Al selesai memakai bajunya. Kami bersiap meninggalkan kamar. "Hapenya nggak dibawa?" "Ngga

