Aku menarik napas dalam. Al masih sibuk dengan pekerjaannya. Aku menunggunya hampir 1 jam baru Al kembali ke dalam ruangan. Sepertinya project ini harus selesai sebelum akhir tahun. Aku tahu kalau Al sudah masuk schedule padat maka kita harus banyak bersabar untuk menunggunya. Tidak masalah. Selama Al baik-baik saja sudah cukup bagiku. "Ngantuk? Istirahat aja di kamar.." Aku menggeleng dan berikan Al senyuman tipis. "Al.." "Hmm.." Al masih sibuk dengan komputernya. "Sorry tadi aku lihat hape kamu. Winter ngirim pesan." "Oh?" Al menghentikan pekerjaannya. Aku memandangi suamiku itu lekat. "Ngapain minta maaf segala. Kalau mau lihat ya lihat aja." Al tersenyum. "Winter ngomong apa?" Al kembali sibuk dengan komputernya. Hmm, aku tahu. Menghadapi Al ini memang harus dengan kesabara

