SH - 58

1875 Kata

"Aku harus apa supaya kamu percaya sama aku, Yas?"  Kata-kata Al menusuk ke ulu hatiku. Dia terdengar seperti seseorang yang putus asa. Tapi aku pun begitu. Tak hanya Al saja yang putus asa. Aku pun putus asa. Masalah terus datang menyerang di waktu bersamaan. Aku seolah tak diberi waktu untuk istirahat.  Dengan mata yang terasa berat, aku menatap jari-jari Al. Di sana tersemat cincin bukti janji suci pernikahan kami. Ternyata menikah saja tidak cukup untuk membuktikan bahwa sebuah hubungan itu sudah terjalin dengan erat. Dulu aku merasa kalau aku adalah orang yang paling mengenal seorang Aldebaran. Tapi setelah menikah aku justru menyadari bahwa aku tak tahu apa-apa soal dia.  "Al.." aku berusaha menahan agar air mataku tak jatuh. "Masalah datang silih berganti. Aku tau kamu tertekan.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN