39 : Hari Pertama Kita

1788 Kata

Untuk kedua kalinya Nakia terbangun di tempat tidur yang sama, kamar hotel yang Radhi tempati selama di Kuta. Tidak ada pria itu di sampingnya, tanda-tanda keberadaan seseorang di kamar mandi pun tak ada. Mungkin Radhi sedang ke luar, pikirnya. Perlahan Nakia bangun setelah kesadarannya terkumpul. Sejenak dia terdiam memikirkan banyak hal. Apa keputusan ini benar? Menerima syarat Radhi, tanpa mempertimbangkan konsekuensinya? Bukankah Nakia ingin bercerai karena dia menyerah melawan ketertarikan pada suaminya? Satu bulan bukan waktu yang sebentar. Radhi memintanya berperan sebagai istri yang sangat mencintai suaminya, tetapi apa bisa disebut memainkan peran jika Nakia menyadari kalau dirinya mulai memaafkan Radhi? Nakia lelah menyangkal kalau simpatinya lebih besar dari rasa benci, dan p

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN