Meski ranjang di kamar mereka berukuran king size, tapi tetap saja sesak saat harus ditiduri lima orang. Ibra dan Freya yang masih terjaga saling melempar pandang, lalu tersenyum menatap ketiga bocah yang sekarang sudah terlelap pulas di pelukan mereka. Tadi saat berangkat tidur Jingga sempat mengamuk lagi melihat Gala dikeloni papanya. Ibra dan Freya sempat dibuat pusing membujuknya, sampai kemudian anak perempuan mereka itu mau mengalah setelah Ibra tidur di tengah-tengah mereka. Tempat tidur digeser hingga mepet tembok, Gala tidur paling pinggir dengan Ibra, Jingga dan Langit ditengah. Sedang Freya berada paling ujung supaya anak laki-lakinya itu tidak jatuh. "Yang …" "Hm …" "Tolong pindahin Gala dan Jingga sebentar, tanganku sudah kebas!" ucap Ibra meringis, kedua tangannya yang