Tertangkap basah

2043 Kata

Warning Mature Content 18++ “Mas!” Kikan berteriak saat Halim menariknya, masuk ke sebuah kamar, kemudian menutup pintu. Sejujurnya efek dari tarikan seperti itu masih menimbulkan trauma. Ia ingat dulu Hanan selalu menarik kasar, mengunci di kamar untuk menghukum ketika menurutnya Kikan buat salah. Jantung Kikan berdebar sangat kuat. Ia coba meredakan trauma. Berulang kali hatinya berbisik. 'Dia Halim, tak mungkin akan melakukan sesuatu yang kasar. Apalagi sampai angkat tangannya.' Kikan membatin. Ia membuka mata lagi. Kondisi kamar gelap, Halim mengurungnya hingga punggung Kikan menempel pada sebuah dinding. Tangan Halim melewati kepala, bersamaan dengan itu lampu di sana pun hidup. Menampilkan posisi mereka berdua. Kikan semakin bisa singkirkan rasa trauma setelah menatap wajah Ha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN