"Nak Jenggala baik-baik aja kan?" Juwita memeriksa tubuh Jenggala dari atas kebawah lalu tubuhnya di putar. Jenggala merasa terharu melihat bagaimana khawatirnya Ibu sang kekasih. Sudah lama juga Jenggala tidak bertemu dengan orang tua Jelita. "Saya baik-baik aja Tante." Plak Jenggala mendapat geplakan di dadanya, pukulan seorang ibu yang sebal pada anaknya. "Bilang sama Mama sekarang siapa yang udah pindahin kamu seenaknya?" Jenggala tertegun mendengar Juwita yang memanggil dirinya sendiri Mama. "M-mama?" ujar Jenggala terbata. Juwita tersenyum, "Kamu sekarang anak Mama, jadi panggil Mama aja yah." Demi Tuhan! Sudah lama sekali Jenggala tidak mengatakan kata keramat itu bagi siapapun. Tapi sekarang ada sosok wanita tua cantik yang memintanya memanggil Mama. Rasanya ada s