Ci*man Penutup Malam

1158 Kata

Di seberang meja marmer, Tina duduk gelisah dengan gaun hitam selutut yang melekat sempurna di tubuhnya. Sempat terkejut karena ungkapan Robert yang mengetahui bahwa dia lah dalang dibalik insiden pilu Elara, tapi tak lama ekspresi Tina berubah tenang. Senyum tipis di bibirnya menyungging licik dan sinis. "Oh, Tuan Winston. Kau pikir dengan 'bukti' yang kau miliki, kau bisa mengancamku?" "Aku tidak mengancam. Aku menyatakan fakta. Apa yang kau lakukan pada Elara adalah upaya yang berakhir dengan penghilangan nyawa janinnya. Kau akan menghadapi pengadilan." Suara Robert tetap tenang, meski ada gejolak amarah mendidih di dadanya. Tina mendadak berhenti terkekeh. Matanya yang biasa memancarkan pesona, sekarang dingin seperti es. "Pengadilan? Kau sungguh lucu, Tuan." Dia bersandar ke depan,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN