"Ral, pas sekali kamu datang!” sambut Noe antara terkejut sekaligus lega. “Saya baru mau ke unit kamu." "Ada apa, Pak?" Raline mengernyit heran melihat Noe yang biasanya tenang kini tampak rusuh. Lihat saja! Noe terlihat sibuk mondar-mandir di unitnya, seperti tengah mengepak sesuatu, sambil menggendong Kyna dengan sebelah tangan. "Saya mau bawa Kyna ke rumah," jawab Noe tanpa melihat ke arah Raline. "Loh?” Cepat-cepat Raline menghadang langkah Noe, lalu memindahkan Kyna dalam gendongannya. “Kenapa, Pak?" "Mbak Dina harus pergi. Adik laki-lakinya kecelakaan. Jadi besok tidak ada yang jaga Kyna saat kita kerja." Mendengar Kyna harus dibawa ke rumah Noe yang artinya mereka akan terpisah membuat Raline langsung dilanda kalut. Otaknya berpikir cepat untuk mencari jalan keluar dari situasi

