"Lo kesiangan bangun? Dapet tugas luar? Atau udah males kerja?" Diana berbisik pelan saat Raline tiba di mejanya dengan tergesa dan napas terengah. "Enggak.” Raline balas berbisik. "Terus kenapa telat?" tanya Diana curiga. Masalahnya, telatnya Raline ini tidak kira-kira. Lewat tiga jam dari waktu masuk kerja. Bayangkan saja! Raline mencondongkan tubuhnya sedekat mungkin pada Diana. "Kyna demam." "Waduh!” desis Diana yang langsung ikut panik. “Pantes Mas Noe juga kayak sibuk banget dari pagi." "Iya, Pak Noe bolak-balik ke unitnya terus." "Lo kenapa enggak izin aja?" tanya Diana heran. "Keseringan izin, Na. Bingung mau pakai alasan apa lagi. Nanti yang ada orang-orang curiga. Kenapa sejak balik dari cuti segitu lama, gue jadi sering banget izin." Dua bulan sudah berlalu sejak Kyna d

