74

1218 Kata

Setelah momen emosional di kamar, Praditya dan Amindita melangkah keluar menuju ruang tengah. Di sana, Pak Broto sedang berbincang ringan dengan Wira, sementara suasana rumah terasa jauh lebih hangat dibandingkan saat Praditya pertama kali datang tadi. Wira segera berdiri saat melihat pasangan itu muncul. Ia meraih sebuah koper kecil berbahan kulit berkualitas tinggi yang sedari tadi ia jaga, lalu menyerahkannya kepada Praditya dengan sikap profesional yang kental. "Semua keperluan pribadimu, dokumen penting, dan laptop ada di sini, Prad," ujar Wira sembari memberikan koper tersebut. Kemudian, ia berbalik menghadap Pak Broto dengan sikap hormat. "Pak Broto, saya mohon pamit terlebih dahulu. Tugas saya mengantar 'singa' ini sudah selesai, dan saya harus segera kembali ke Jakarta untuk m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN