"Selamat pagi, Tante." "Pagi." "Perkenalkan, saya Bian, bosnya Keyra. Kita pernah bertemu di rumah sakit kalau Tante lupa." Ah, Airin ingat! Dengan sigap dia menegakkan tubuhnya. Kedatangan Bian di luar dugaan Airin, maka dari itu dia tidak ada persiapan untuk menyambut. Airin mempersilahkan Bian masuk, dengan senang hati pria itu manut. Sekilas dia memperhatikan kondisi rumah Keyra. Jauh dari kesan mewah, bahkan bisa dikatakan sangat sederhana. "Maaf ya, Tuan, rumahnya sederhana dan kotor. Keyra ngga bilang kalau anda mau ke sini," kata Airin tidak enak. "Tidak apa-apa, Tante. Kedatangan saya memang mendadak, saya juga tidak bilang ke Keyra. Sudah tiga hari Keyra tidak masuk, saya baru bisa menjenguknya sekarang karna masih banyak pekerjaan. Kalau boleh, saya bisa bertemu Keyra?" Ta

