Rencana awal ingin bertemu di taman, tapi saat Keyra akan berangkat, Bian sudah berdiri di depan pintu rumahnya. terlebih ini masih pagi, belum siang. Tapi bisa-bisanya pria itu sudah datang. Belum sempat Keyra bertanya, Bian menariknya masuk ke dalam rumah. pria itu juga tidak lupa mengunci pintu. Tubuh Keyra berputar, menatap Bian dihadapannya. “Apa yang mau kamu kasih tau ke saya?” Kening Keyra mengerut menatap Bian. “Aku bilang nanti siang, di taman juga. Kenapa kamu datang ke sini? Padahal aku Cuma minta waktu sampai siang.” Sejujurnya bukan itu alasan utama Keyra keberatan Bian datang. Keyra hanya ragu mau memberi tahu soal kehamilannya. Walaupun tahu akan ditolak, tapi keyra merasa pria itu harus tahu. setidaknya agar dirinya terbebas dari perjanjian dulu. Keyra masih menatap le

