Sore harinya Keyra dibuat terbangun saat mendengar suara ketukan pintu. Sempat mengira kalau yang pulang adalah Bian, Keyra buru-buru berlari untuk membuka pintu. Tapi saat pintu terbuka, yang Keyra dapati bukanlah Bian, tetapi tiga orang asing. Kening Keyra menyerit menatap tiga wanita di depannya. Berbeda dengan Keyra yang bingung, sedangkan mereka terus tersenyum riang. Tunggu dulu, siapa mereka? “Permisi, Nona. Maaf kalau kehadiran kami membuat bingung. Saya Pricilla, di kanan saya Kelly, dan yang di kiri saya Angel. Kami utusannya tuan Bian.” Ada sedikit perasaan lega saat Pricilla menyebut nama Bian. Karena kalau sudah menyangkut pria itu, sudah pasti orang-orang di depannya aman. Walaupun masih bingung Keyra pun mempersilahkan ketiganya untuk masuk. Dengan ramah Keyra mengarahkan

