Perlu Saya Temani?

1042 Kata

“Dari mana kamu tahu alamat rumah ini?” “Di mana Keyra? Tujuan saya ke sini untruk bertemu dengannya, bukan yang lain.” Tanpa menunggu persetujuan Airin sang empunya rumah, pria yang baru saja datang menerobos masuk ke dalam. Bahkan dia tidak perduli tubuhnya menabrak Airin sampai wanita itu refleks mundur ke belakang. Airin yang tidak terima tentu langsung menyusul. Diraihnya lengan pria itu, lalu dia menarik sampai langkah kaki pria itu terhenti. “Jangan lancing, ini bukan rumah kamu. Lagipula jam segini Keyra tidak ada di rumah. sekalipun ada saya tidak akan mengizinkan anda untuk bertemu dengannya.” “Punya hak apa kamu melarang saya? Mau bagaimanapun Keyra anak saya, kamu tidak bisa seenaknya. Di mana dia bekerja? Beri saya nomor ponselnya.” Airin menatap lekat pria di depannya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN