Penolakan

1196 Kata

"Tidak, tolongggggg!" Zia yang berniat menolong Ambar, malah dia yang kena sasar. Sedang gadis itu malah lari, meninggalkan Zia dan tidak peduli dengannya. Sial memang. Tapi untung ada Gilang yang datang tepat waktu, menyergap Ambar dan menyeret adiknya itu masuk ke dalam mobil. "Mau kemana kamu!" sentak Gilang dengan cengkraman yang kuat di lengan. "Kakak?" Seperti baru saja melihat setan, Ambar gelagapan menatap kakaknya. "APA! Kau ini, benar-benar, ya!" "Ayo, masuk!" "Tidakkkkk!" Ambar berusaha lepas dan kabur. Melawan dan menendang apapun agar kakaknya yang bodoh dan tidak bisa berkelahi itu kesakitan. Dan akhirnya, usaha Ambar tidak sia-sia. Gilang yang tidak biasa merasakan sakit langsung melepas cengkraman tatkala Ambar menggigit tangannya. Mengaduh kesakitan sampai berg

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN