Ketidak tendangan hati, katanya memberikan tanda jika akan ada sesuatu hal buruk terjadi. Namun tidak, Sekertaris Lee tidak percaya mitos itu. "Terima kasih!" ucap pria dingin itu dan langsung pergi. Mengendarai mobilnya dan pergi menuju ke rumah tuannya. Sepanjang jalan Lee terus memikirkan sesuatu. Tentang Lia? Tentu saja tidak, memangnya dirimu saja gadis di muka bumi ini? Ck. sangkal Lee seraya mencengkram stir. Lagipula, Sekertaris Lee juga sudah tidak peduli pada gadis itu lagi semenjak utusannya memberitahu jika Lia juga menanggapinya. "Dasar murahan!" umpat Lee. Tak lama tangannya memencet benda yang menimbulkan suara cukup nyaring. Menunggu sebentar, kemudian menegakkan kepala saat pintu di buka. Terjadi tatapan sebentar antara Sekertaris Lee dan si pembuka pintu. Namun kemu

