Saat pertemuan memang yang paling menyenangkan, tapi sadarkah kalian disitulah ada perpisahan menyakitkan yang sudah menanti di depan. Seperti Tuan Aqmar dengan Zia dan Ziva saat ini, kedua gadis kecil milik Tuan Aqmar yang saat ini sudah menyandarng status istri itu harus kembali. Karena tugas sang suami juga karena tanggung jawab mereka. "Jagalah putri-putriku dengan baik." Jujur, Tuan Aqmar masih menginginkan kebersamaan mereka. Tapi dia juga tidak sejahat itu untuk mengganggu kebersamaan mereka. Bukankah dengan maunya Dirga membawa putrinya kesini adalah suatu kebahagiaan terbesar baginya? "Ayah juga jaga diri baik-baik." Dengan wajah tertunduk Zia memeluk ayahnya. "Iyah! Kabari Ziva jika ayah sakit," imbuh Ziva tak mau ketinggalan. Bisa tidak sih, ayah di bawa saja. "Tidak bis

