"Bagus, tidak?" Dua orang pria tampan, mapan dan gagah sedang berbelanja. Mereka berputar-putar memilih baju. Tidak, lebih tepatnya memilih lingerie atau baju yang kurang bahan menurut Lee. Entah malu atau gengsi, pemilik perusahaan barang dan jasa itu sampai menutup mall besar tersebut dan mengosongkan seluruh toko dari pengunjung. Dirga masih sibuk memilih, ingin memutuskan sendiri akan memakai apa Zia di hari kerja ke duanya nanti malam. "Lee, bagaimana menurutmu?" tanya Dirga lagi. Jakun Sekertaris Lee sudah naik turun. Apalagi saat kain j*****m itu terpampang jelas di depan matanya. Siapa lagi kalau bukan ulah si b***k cinta Dirga. Ya, Lee memanggil pria itu sebagai budan cinta kali ini. Bukan sahabat, teman apalagi bos. Bos macam apa seperti itu? Mengajakku ke tempat aneh seperti

